Jakarta Selatan, 7 Maret 2025 — Kelompok kerja praktek mahasiswa Teknik Informatika Universitas Pamulang yang terdiri dari Angga Rakhmansyah, Abdul Jabbar, dan Muhammad Ramzy melaksanakan kegiatan observasi di PT. Fortuna Sada Nioga yang berlokasi di GKM Green Tower. Observasi ini merupakan tahapan awal dari program kerja praktek dan bertujuan untuk memahami alur proses pembayaran layanan serta sistem administrasi yang diterapkan oleh perusahaan.
Observasi dilakukan secara langsung dan bersifat partisipatif, di mana mahasiswa tidak hanya mengamati tetapi juga berdiskusi langsung dengan pihak internal perusahaan. Beberapa staf seperti bagian keuangan dan customer service turut memberikan gambaran nyata terkait sistem pembayaran dan tantangan yang dihadapi dalam aktivitas harian mereka.
Dari hasil pengamatan, diketahui bahwa proses transaksi di PT. Fortuna Sada Nioga masih dilakukan secara manual. Proses pemesanan layanan dicatat menggunakan spreadsheet, tagihan dikirim melalui invoice fisik, dan komunikasi pembayaran dilakukan via email atau WhatsApp. Hal ini tentu menimbulkan beberapa tantangan dalam efisiensi dan keakuratan data.
Permasalahan yang berhasil diidentifikasi meliputi tidak tersedianya sistem pelacakan status pembayaran secara real-time, terbatasnya metode pembayaran, hingga tingginya potensi kesalahan pencatatan karena sistem yang masih manual. Tidak adanya sistem pengingat pembayaran juga menyebabkan terjadinya keterlambatan dalam proses administrasi.
Melalui observasi ini, tim mahasiswa merumuskan beberapa solusi yang akan dijadikan dasar pengembangan sistem, yaitu digitalisasi proses pemesanan layanan, otomatisasi pembayaran melalui integrasi payment gateway, dan fitur pelacakan transaksi secara real-time.

Sebagai penutup kegiatan observasi, tim mahasiswa menyampaikan hasil temuan mereka dalam bentuk presentasi singkat kepada pembimbing lapangan pada tanggal 27 Maret 2025. Presentasi ini bertujuan untuk mengarahkan kesepahaman dalam merancang sistem informasi yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Pihak perusahaan menyambut baik usulan tersebut dan mendukung pengembangan sistem berbasis digital guna meningkatkan efisiensi operasional. Observasi ini menjadi pijakan penting dalam pengembangan sistem informasi pembayaran yang akan diimplementasikan dalam tahap selanjutnya.

