Tangerang, 12 Maret 2025 — Dalam rangka pelaksanaan kerja praktek, mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang melakukan kegiatan observasi langsung ke Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah (KSPPS) BMT Fatihul Barokah.
Observasi ini bertujuan untuk memahami proses bisnis koperasi syariah serta mengidentifikasi kebutuhan sistem informasi dalam menunjang pelayanan dan operasional koperasi.
Ketiga mahasiswa, yaitu Andre, Iqbal, dan Novandra, melakukan pengamatan langsung serta wawancara mendalam bersama pihak operasional dan manajemen koperasi untuk mengidentifikasi potensi pengembangan aplikasi mobile dalam mendukung layanan keuangan syariah koperasi.

Selama observasi, mahasiswa mendapatkan banyak wawasan mengenai alur kerja koperasi, mulai dari proses penghimpunan dana anggota, skema pembiayaan syariah, hingga sistem penilaian kelayakan calon penerima pembiayaan.
Kegiatan observasi juga mencakup pemantauan terhadap sistem komputerisasi koperasi yang telah berjalan, termasuk proses input data, pelaporan neraca harian, dan manajemen saldo anggota.
“Sebetulnya sistem internal kami sudah ada, tapi penggunaannya belum maksimal. Yang paling kami butuhkan saat ini adalah versi mobilenya agar anggota bisa mengakses layanan langsung dari ponsel mereka,” Ujar salah satu pengelola BMT Fatihul Barokah saat diwawancara.
Tim observasi juga mencatat bahwa saat ini BMT Fatihul Barokah menggunakan sistem berbasis desktop dengan sebagian proses masih dilakukan secara manual. Kebutuhan terhadap sistem informasi terintegrasi, khususnya dalam bentuk aplikasi mobile, menjadi temuan utama dari kegiatan ini.
Beberapa fitur yang dianggap penting untuk dikembangkan di antaranya adalah pengecekan saldo, pengajuan pembiayaan, notifikasi angsuran, serta registrasi anggota secara online.
“Melalui kegiatan observasi ini, kami dapat melihat secara langsung kebutuhan teknologi yang ada di lapangan, serta potensi pengembangan sistem yang bisa kami bantu rancang melalui kerja praktek,” ujar Novandra salah satu dari mahasiswa peserta.
Observasi ini menjadi tahap awal dari rangkaian kegiatan kerja praktek, yang akan dilanjutkan dengan analisis kebutuhan, perancangan sistem, hingga penyusunan prototipe aplikasi. Harapannya, hasil kerja praktek ini dapat menjadi solusi nyata yang berdampak langsung bagi pengelolaan koperasi syariah ke depan.

