Tangerang Selatan, 20 Juni 2025 — Setelah melewati tahap observasi dan analisis kebutuhan, tim mahasiswa dari Universitas Pamulang berhasil mengimplementasikan sistem informasi manajemen inventory berbasis web di Café Bento Kopi Pamulang. Sistem ini hadir sebagai jawaban atas permasalahan pencatatan manual dan kurangnya efisiensi dalam pengelolaan stok bahan baku.
Sistem yang dikembangkan memanfaatkan pendekatan Rapid Application Development (RAD), yang memungkinkan pengembangan cepat dan iteratif berdasarkan feedback langsung dari pengguna. Dalam sistem ini, seluruh proses pencatatan keluar-masuk bahan baku, pemantauan stok, serta perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) dilakukan secara otomatis dan real-time.
Tim mahasiswa terlebih dahulu melakukan sesi pelatihan kepada staf operasional dan manajemen untuk memastikan sistem dapat digunakan secara optimal. Pelatihan meliputi penggunaan fitur utama seperti input stok, manajemen bahan baku, serta akses ke dashboard laporan harian dan bulanan yang terintegrasi.
Sistem ini juga menyajikan fitur unggulan berupa laporan laba rugi yang diperoleh dari data transaksi dan HPP masing-masing menu. Dengan adanya laporan otomatis ini, manajemen tidak perlu lagi menyusun perhitungan secara manual dan dapat mengambil keputusan bisnis lebih cepat berdasarkan data yang akurat.
Selain pencatatan transaksi, sistem juga memiliki fitur pengingat stok minimum. Fitur ini akan memberi notifikasi saat bahan baku tertentu sudah menipis, sehingga mencegah terjadinya kekosongan bahan saat operasional berlangsung. Fitur ini sangat diapresiasi oleh staf karena mempermudah pengelolaan logistik.
Tim pengembang memastikan bahwa sistem dapat diakses melalui perangkat desktop dan mobile, sehingga fleksibel digunakan oleh berbagai lini operasional, termasuk manajer, admin, dan staf gudang. Selama implementasi, mahasiswa juga mendampingi proses uji coba untuk memastikan semua fitur berjalan tanpa kendala.

Manajemen Bento Kopi Pamulang memberikan apresiasi tinggi terhadap sistem yang dibangun. Mereka menyampaikan bahwa solusi ini sangat membantu dalam meningkatkan transparansi dan efisiensi proses operasional, khususnya dalam kontrol bahan baku dan pelaporan keuangan.
Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang, tim mahasiswa juga menyerahkan dokumentasi teknis dan user manual untuk memastikan keberlangsungan sistem di kemudian hari. Mereka juga membuka ruang komunikasi jika pihak perusahaan memerlukan dukungan teknis lanjutan.
Implementasi ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa mampu menghadirkan inovasi teknologi yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan industri. Ke depan, sistem ini diharapkan menjadi fondasi digitalisasi manajemen di seluruh outlet Bento Kopi lainnya di berbagai wilayah.

