Saturday, August 15, 2026
Flatform Digital untuk Berbagi Informasi Kegiatan dan Pengetahuan
HomeAktivitas akademikMahasiswa UNPAM Lakukan Observasi Proses Absensi Manual di MTs Al Riyadhul Janah...

Mahasiswa UNPAM Lakukan Observasi Proses Absensi Manual di MTs Al Riyadhul Janah Maja

Maja, 25 Maret 2025 — Pada bulan Maret 2025, Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika dari Universitas Pamulang, yaitu Lesmana Prawira Kusumah, telah melaksanakan kegiatan observasi kerja praktek di MTs Al Riyadhul Janah yang berlokasi di Jl. Johar Atmaja Kp. Kaburon Des. Maja Kec. Maja Kab. Lebak, Banten.

Sekolah MTs Al Riyadhul Janah Maja ini berfungsi sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam yang penting di daerah tersebut, dengan total 364 siswa yang tersebar di kelas 7, 8, dan 9. Siswa di kelas 7 terdiri dari 55 siswa putra dan 63 siswa putri, total 118 siswa. Di kelas 8, terdapat 57 siswa putra dan 56 siswa putri, total 113 siswa, sedangkan kelas 9 terdiri dari 58 siswa putra dan 75 siswa putri, dengan total 133 siswa.

Tantangan utama yang dihadapi madrasah ini adalah peningkatan literasi digital siswa, karena akses dan pengetahuan tentang teknologi masih minim. Selain itu, madrasah ini juga berkomitmen untuk mengoptimalkan program pengembangan karakter islami dan menciptakan lingkungan madrasah yang hijau, bersih, sehat, dan nyaman.

Observasi dilakukan di MTs Janah Maja, tepatnya di ruang tata usaha dan ruang guru. Proses absensi yang digunakan saat ini masih bersifat manual, baik menggunakan buku absensi maupun form Excel. Petugas tata usaha biasanya menerima laporan kehadiran dari guru piket atau mencatat kehadiran berdasarkan absensi yang diisi secara mandiri oleh guru dan karyawan.

Dalam pelaksanaannya, absensi dilakukan dengan menulis kehadiran secara langsung saat datang ke sekolah. Setelah itu, petugas tata usaha merekap data ke dalam file Excel setiap minggu atau bulan.

Proses ini belum dilengkapi dengan validasi waktu otomatis maupun notifikasi keterlambatan. Sistem absensi ini juga hanya bisa diakses secara lokal, sehingga menyulitkan ketika dibutuhkan data secara cepat atau real-time oleh kepala sekolah atau bagian administrasi.

Dari wawancara singkat dengan petugas administrasi dan beberapa guru, mereka menyampaikan perlunya sistem absensi yang lebih praktis dan efisien. Mereka menginginkan sebuah aplikasi yang dapat digunakan melalui perangkat apa pun, baik ponsel maupun komputer.

Sebagai solusi atas permasalahan tersebut, akan dikembangkan sebuah aplikasi manajemen absensi berbasis web dengan desain yang responsif agar dapat diakses dari berbagai perangkat. Aplikasi ini dirancang dengan fitur utama berupa pencatatan kehadiran otomatis, rekap data real-time, dan level akses yang berbeda sesuai peran pengguna.

Sistem juga diharapkan mampu merekap kehadiran secara otomatis dan menyediakan laporan absensi secara harian maupun bulanan. Selain itu, pengguna menginginkan sistem yang memiliki akses berbeda antara admin, guru, dan karyawan.

RELATED ARTICLES

Most Popular