Saturday, August 15, 2026
Flatform Digital untuk Berbagi Informasi Kegiatan dan Pengetahuan
HomeAktivitas akademikMenelisik Proses Sosial Yayasan Pundi Amal Mulia: Membangun Fondasi Digital dari Sistem...

Menelisik Proses Sosial Yayasan Pundi Amal Mulia: Membangun Fondasi Digital dari Sistem Manual

Tangerang, 11 Maret 2025 – Pada hari selasa 11 Maret 2025, bertempat di kantor Yayasan Pundi Amal Mulia di Jalan KH Mas Mansur, Kota Tangerang. Mahasiswi Universitas Pamulang yang terdiri dari Saiyah Awaliyah, Santi Ayu Purnamawati, dan Nuraina, telah melaksanakan kegiatan observasi dan wawancara langsung dengan Ketua Yayasan Pundi Amal Mulia, Bapak Giyono, dalam rangka praktik kerja lapangan. Kegiatan ini bertujuan untuk menggali kebutuhan sistem informasi yang dapat menunjang efektivitas operasional yayasan dalam menjalankan kegiatan sosialnya.

PUNDI AMAL MULIA (PAM) adalah lembaga nirlaba milik ummat atau masyarakat yang dapat mengangkat harkat sosial kemanusiaan kaum dhu’afa dengan dana zakat, infaq, shodaqoh serta wakaf, dan dana-dana yang dihalalkan oleh syariat dan legal, dari perorangan, kelompok masyarakat, perusahaan dan lembaga lainnya.

Kelahirannya diawali dari empati kolektif dari sebuah Paguyuban Arisan, kami menggalang dana dikalangan kami yang terdiri dari mahasiswa,wartawan, para pengusaha UKM, dan praktisi hukum yang banyak berinteraksi dengan masyarakat pra sejahtera dan juga banyak berjumpa dengan masyarakat sejahtera. Maka digagaslah manajemen penggalangan dana yang disalurkan kepada masyarakat pra Sejahtera (Yatim, Piatu, dan Dhuafa).

Mahasiswi Melakukan Diskusi dan Wawancara Dengan Bapak Giyono

“Visi kami adalah membentuk masyarakat prasejahtera yang mandiri dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta sesama,” jelas Pak Giyono. Saat ini, Yayasan masih menggunakan Microsoft Office seperti Word dan Excel untuk mengelola data serta menyusun laporan, tanpa dukungan sistem informasi khusus.

“Kami mengalami beberapa kendala seperti data yang tidak sinkron antar divisi dan laporan yang memakan waktu lama untuk disusun secara manual,” ungkap Pak Giyono. Ia menambahkan bahwa Yayasan juga telah memperluas cakupan program ke daerah lain seperti Cileungsi, Jonggol, dan Gunung Sindur, dan menyadari pentingnya kesiapan SDM dalam menghadapi kebutuhan administrasi yang lebih besar.

Mengenai keamanan data, Pak Giyono menjelaskan bahwa data donatur dan penerima manfaat dikelola dengan baik dan hanya digunakan oleh pihak internal sesuai kebutuhan yayasan. Tim mahasiswi juga menyampaikan kesediaan mereka untuk berkolaborasi lebih lanjut dalam pengembangan teknologi pendukung yang relevan dengan kebutuhan Yayasan Pundi Amal Mulia.

Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan dunia sosial yang memiliki tujuan sama: menciptakan perubahan positif dalam masyarakat melalui pendekatan yang inovatif dan solutif.

RELATED ARTICLES

Most Popular