Saturday, August 15, 2026
Flatform Digital untuk Berbagi Informasi Kegiatan dan Pengetahuan
HomeAktivitas akademikDigitalisasi Proses Bisnis Properti: Observasi Sistem Manual di PT Clar Fortune

Digitalisasi Proses Bisnis Properti: Observasi Sistem Manual di PT Clar Fortune

Tangerang, November 2024 — Pada hari Minggu, 24 November 2024, Telah dilakukan observasi di kantor PT Clar Fortune Properti oleh Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika di Universitas Pamulang (UNPAM), yaitu Jeanne Carolline Antonyette, Salsi Kirana Laura Ibra, dan Vera Oktaviani yang berlokasi di Ruko Nings Residence, Jl. Raya Kalisuren Blok J5, Kalisuren, Kec. Tajur Halang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Namun, pada saat ini kantor PT Clar Fortune Properti telah berpindah tidak jauh dari kantor sebelumnya yang kini berlokasi di Ruko Deparis Residence Blok F No.7 RT004/RW017 Kalisuren, Tajur Halang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

PT Clar Fortune Properti atau biasa disebut dengan Tim Fortune Hom3 merupakan perusahaan properti konsultan dan agen properti yang memiliki layanan terkait dengan konsultasi perumahan yang di sesuaikan dengan minat konsumen menyesuaikan daerah yang diinginkan maupun harga perumahan yang menyesuaikan dengan konsumen.

Kegiatan ini bertujuan untuk memahami proses bisnis dan sistem pencatatan data konsumen yang berlangsung di perusahaan, serta menggali kebutuhan sistem informasi yang lebih terstruktur dan terintegrasi. Observasi ini dilakukan bersama dengan Ibu Lifi Lie selaku Owner dari PT Clar Fortune Properti.

Mahasiswa melakukan observasi dan wawancara di Fortune Hom3

Dalam kegiatan observasi ini, mahasiswa melakukan peninjauan langsung terhadap alur kerja yang berlangsung di PT Clar Fortune Properti, dengan fokus utama pada aspek pengelolaan data konsumen, pelacakan transaksi, dan koordinasi tim.

Proses pencatatan data konsumen dilakukan secara manual, baik melalui tulisan tangan maupun menggunakan Microsoft Excel. Tidak terdapat sistem yang secara otomatis menyimpan dan mengelola data secara terpusat.

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan secara menyeluruh, tim mahasiswa menyimpulkan bahwa perusahaan menghadapi sejumlah tantangan dalam pengelolaan data konsumen dan proses monitoring transaksi. Sistem yang berjalan masih bersifat manual dan terpisah-pisah, sehingga menghambat efisiensi dan akurasi kerja tim di lapangan.

Oleh karena itu, tim menilai bahwa perusahaan membutuhkan sistem informasi berbasis web yang mampu mendukung beberapa kebutuhan utama, yaitu:

  1. Otomatisasi pengelolaan data konsumen.
  2. Pelacakan histori transaksi secara digital.
  3. Manajemen pengguna dan pelaporan kinerja.

Sebagai tindak lanjut dari hasil temuan tersebut, mahasiswa menyusun rencana pengembangan aplikasi CRM berbasis web yang disesuaikan dengan alur kerja internal perusahaan.

Dalam sesi wawancara lebih mendalam bersama Ibu Lifi Lie, dijelaskan bahwa sistem pencatatan data konsumen saat ini masih dilakukan secara manual, baik melalui tulisan tangan maupun Microsoft Excel. Hal ini menyebabkan kurangnya integrasi data dan berpotensi menimbulkan duplikasi maupun kehilangan informasi.

RELATED ARTICLES

Most Popular