Tangerang, 20 Juni 2025 —Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang yaitu Desti Bertian sebagai ketua pelaksana, bersama Muhamad Dimas Ramdani Fitrian Syaputra, dan Pati Ardaafa Sany berhasil mengembangkan aplikasi pemesanan kue berbasis web untuk UMKM Donutschaca, pelaku usaha kuliner di Tangerang.
Proyek ini merupakan bagian dari program Kerja Praktik yang dilaksanakan selama empat bulan. Aplikasi ini dirancang untuk membantu UMKM meningkatkan efisiensi operasional dan mempermudah layanan pemesanan bagi pelanggan.
Implementasi aplikasi dilakukan pada tanggal 20 Juni 2025, saat tim mendatangi mitra untuk memperkenalkan sistem yang telah selesai dikembangkan dan siap digunakan. Dalam proses pengembangan, mahasiswa melakukan observasi, wawancara, dan penyusunan analisis kebutuhan pengguna sebagai dasar perancangan sistem.
Aplikasi dikembangkan dengan pendekatan web-based sehingga dapat diakses melalui berbagai perangkat. Fitur utama meliputi pemesanan online, pengelolaan produk, pencatatan transaksi, dan pelaporan pesanan, dengan desain yang user-friendly dan memperhatikan keamanan data.

Sistem diuji langsung bersama pemilik UMKM melalui simulasi pemesanan dan pengelolaan stok. Hasilnya, aplikasi berjalan lancar dan mendapat respons positif. Pihak UMKM menyambut baik inovasi ini dan berharap implementasi sistem dapat meningkatkan efisiensi serta memperluas pemasaran secara digital.
Proyek ini tidak hanya menjadi wadah implementasi ilmu dan keterampilan mahasiswa, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi penguatan kapasitas pelaku usaha lokal. Kami harap, kolaborasi antara dunia akademik dan UMKM seperti ini dapat terus dikembangkan sebagai langkah strategis dalam mendorong transformasi digital dan pemberdayaan UMKM di era teknologi.
Kegiatan observasi ini menjadi bagian penting dalam proses pengembangan aplikasi, karena memberikan wawasan langsung tentang alur kerja manual yang masih umum digunakan, baik di dunia pendidikan maupun pelaku usaha kecil. Pemahaman terhadap alur kerja tersebut membantu mahasiswa merancang sistem yang lebih tepat guna dan sesuai kebutuhan pengguna.
Dengan bekal dari hasil observasi, tim mahasiswa mampu merancang aplikasi yang tidak hanya fungsional, tetapi juga mudah dioperasikan oleh pelaku UMKM. Hal ini menunjukkan keterkaitan antara proses akademik dan kebutuhan nyata di lapangan, sehingga solusi yang dihasilkan benar-benar memberikan dampak positif dan aplikatif.

