Tangerang, 20 Juni 2025 – Sebagai tindak lanjut dari kegiatan observasi, dua mahasiswa Universitas Pamulang, Zulaizah Rahayu dan Nurul Fauziah, berhasil mengimplementasikan sistem informasi pengadaan berbasis web di PT Trustone Borneo Indonesia. Inisiatif ini menjadi bukti kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung digitalisasi proses bisnis di sektor jasa pertambangan dan logistik.
Sistem ini dibangun dengan menggunakan PHP, MySQL, dan framework Laravel yang terkenal akan keamanannya serta kemudahan dalam pengembangan antarmuka responsif. Tujuan utama dari sistem ini adalah mengeliminasi pencatatan manual yang sebelumnya dijalankan melalui Microsoft Word dan Excel yang rawan terhadap kesalahan input dan lambat dalam pencarian data.
Proyek ini mengikuti pendekatan DevOps yang memungkinkan kolaborasi berkelanjutan antara tim pengembang dan pengguna. Hasilnya, sistem mampu menghadirkan antarmuka yang mudah digunakan dengan fungsionalitas yang lengkap, mulai dari manajemen supplier, quotation, PO, surat jalan, hingga pencatatan invoice dan laporan kas.
Fitur dashboard interaktif memungkinkan manajemen untuk melihat ringkasan data pengadaan secara real-time. Pengguna juga dapat mengakses laporan pemasukan dan pengeluaran yang disajikan dalam bentuk grafik, sehingga proses pengambilan keputusan menjadi lebih akurat dan berbasis data.

Sistem ini juga memiliki fitur pencarian cepat dan arsip digital yang memudahkan pengguna menemukan dokumen yang dibutuhkan hanya dalam hitungan detik. Tak hanya itu, modul manajemen pengguna memungkinkan pembagian hak akses sesuai jabatan, sehingga data sensitif hanya dapat diakses oleh pihak yang berwenang.
Selama sesi uji coba, staf pengadaan dan keuangan merasa puas dengan kemudahan yang diberikan sistem. Proses yang biasanya memakan waktu satu hingga dua jam kini dapat diselesaikan hanya dalam beberapa menit. Semua data tercatat otomatis dan tersimpan dengan aman di dalam sistem.
Direktur PT Trustone Borneo Indonesia, Bapak Idrus, menyampaikan apresiasi atas hasil kerja mahasiswa. Ia menyebut bahwa sistem ini bukan sekadar alat bantu digital, melainkan solusi nyata untuk meningkatkan efisiensi kerja dan profesionalisme di lingkungan perusahaan.
Kesuksesan implementasi ini menunjukkan bahwa project-based learning tidak hanya memberikan pengalaman belajar, tapi juga menghasilkan solusi yang bermanfaat secara langsung bagi dunia industri. Dengan kolaborasi seperti ini, kampus dan dunia usaha dapat saling menguatkan dalam era transformasi digital.
Ke depannya, sistem ini direncanakan untuk dikembangkan lebih lanjut agar dapat mengakomodasi kebutuhan logistik dan laporan performa vendor. Mahasiswa pun akan terus mendampingi proses pemeliharaan sistem dan memberikan panduan penggunaan kepada seluruh staf terkait.

