Monday, March 9, 2026
Flatform Digital untuk Berbagi Informasi Kegiatan dan Pengetahuan
HomeAktivitas akademikKerja Praktek Mahasiswa UNPAM Implementasikan Website PPDB di SDN Lemahduhur

Kerja Praktek Mahasiswa UNPAM Implementasikan Website PPDB di SDN Lemahduhur

Bogor, 20 Juni 2025 — Setelah melalui proses observasi, analisis kebutuhan, dan pengembangan sistem selama lebih dari dua bulan, mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang (UNPAM) berhasil mengimplementasikan hasil kerja praktek mereka di SD Negeri Lemahduhur, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Proyek yang diimplementasikan berupa sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berbasis website, yang kini resmi digunakan oleh pihak sekolah dalam proses pendaftaran siswa baru tahun ajaran 2025/2026.

Website ini dikembangkan sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa terhadap kebutuhan digitalisasi di lingkungan sekolah dasar. Proses pendaftaran yang sebelumnya dilakukan secara manual, kini dapat dilaksanakan secara daring, sehingga lebih efisien, cepat, dan mudah diakses oleh masyarakat dari berbagai perangkat.

Sistem ini memiliki sejumlah fitur utama, antara lain formulir pendaftaran online, unggah dokumen persyaratan, tes seleksi daring, validasi data, pengumuman hasil seleksi, serta cetak bukti pendaftaran. Teknologi yang digunakan dalam pengembangan sistem meliputi PHP, MySQL sebagai basis data, serta CSS untuk tampilan antarmuka pengguna. Mahasiswa juga menambahkan fitur notifikasi melalui email untuk memberikan informasi otomatis kepada pendaftar.

Kepala SDN Lemahduhur, Bapak Asep Rahmat Hidayat, S.Pd.SD., mengungkapkan apresiasi yang tinggi atas keberhasilan proyek ini. Beliau menyatakan bahwa sistem ini sangat membantu sekolah dalam menyederhanakan proses administrasi serta memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi para orang tua murid.

“Kami sangat bersyukur dan terbantu. Sistem ini sangat efisien dan membuat proses PPDB menjadi lebih profesional dan transparan,” ujarnya.

Mahasiswa tidak hanya menyerahkan sistem, tetapi juga memberikan pelatihan teknis kepada guru dan staf sekolah agar dapat mengoperasikan sistem secara mandiri. Pelatihan ini meliputi pengelolaan data pendaftaran, proses verifikasi, pencetakan dokumen, hingga pengumuman hasil seleksi. Seluruh dokumentasi proyek, mulai dari source code hingga panduan penggunaan, juga telah diserahkan secara resmi kepada pihak sekolah.

Perwakilan tim mahasiswa, Muhammad Mabdail Hidayat, menjelaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari kerja praktek yang tidak hanya menuntut kemampuan teknis, tetapi juga kepekaan terhadap kebutuhan nyata masyarakat.

“Ini adalah pengalaman berharga bagi kami. Kami berharap sistem ini bermanfaat bagi sekolah dan menjadi awal dari transformasi digital yang berkelanjutan di lingkungan pendidikan dasar,” ungkap Mabdail.

Selain pengembangan teknis, mahasiswa juga melakukan pendekatan komunikasi yang aktif dengan pihak sekolah sejak tahap observasi hingga uji coba. Pendekatan ini dilakukan agar sistem benar-benar sesuai dengan kebutuhan lapangan dan dapat diadopsi tanpa kesulitan.

Pihak Universitas Pamulang menyambut baik keberhasilan implementasi ini dan mendorong agar kolaborasi serupa terus diperluas ke sekolah-sekolah lain yang membutuhkan sentuhan teknologi. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya belajar teori di bangku kuliah, tetapi juga terlibat langsung dalam pengembangan solusi nyata berbasis IT yang berdampak bagi masyarakat luas.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari program kampus yang mendukung semangat Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), di mana mahasiswa diberi ruang untuk berinovasi di luar kelas, memberikan solusi kepada instansi, dan membangun kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Kedepannya, sistem ini berpotensi untuk terus dikembangkan dengan menambahkan fitur-fitur lanjutan seperti modul rekap nilai, sistem pengelolaan absensi siswa, serta dashboard monitoring untuk kepala sekolah.

Harapannya, sistem yang telah dibangun dapat menjadi fondasi awal digitalisasi manajemen sekolah dasar secara menyeluruh. Dengan keberhasilan ini, SDN Lemahduhur menjadi contoh sukses sinergi antara pendidikan tinggi dan sekolah dasar dalam membangun ekosistem pendidikan yang berbasis teknologi, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

RELATED ARTICLES

Most Popular