Tangerang Selatan, 20 Juni 2025 – Setelah melalui tahapan observasi, analisis kebutuhan, dan beberapa kali pengujian bersama pihak sekolah, sistem absensi QR Code berbasis web berhasil dikembangkan dan diimplementasikan oleh tim mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang, yaitu Lukman, Eneng Isti Alpiyanti, dan Sayuti Malik di lingkungan SMP Raudlatul Hikmah.
Sistem ini dikembangkan menggunakan model pengembangan Prototype, yaitu pendekatan iteratif di mana rancangan sistem diuji dan disempurnakan secara bertahap berdasarkan umpan balik dari pengguna.
Pengembangan dimulai dengan membuat prototype awal berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan guru dan staf sekolah. Prototype ini kemudian didemonstrasikan kepada pihak sekolah untuk mendapatkan masukan mengenai tampilan antarmuka, alur penggunaan, dan fitur yang dibutuhkan. Berdasarkan masukan tersebut, prototype disempurnakan beberapa kali hingga mencapai bentuk final yang sesuai kebutuhan.
Proses implementasi dilakukan dengan mengunggah aplikasi ke web hosting dan mengaitkannya dengan domain aktif sehingga dapat diakses secara online melalui internet. Sistem ini terintegrasi dengan database MySQL yang digunakan untuk menyimpan data siswa, data kehadiran, pengguna, serta log aktivitas.
Setiap siswa diberikan QR Code unik yang dapat dipindai menggunakan perangkat yang tersedia di sekolah, seperti laptop atau smartphone. Pemindaian dilakukan oleh guru atau wali kelas melalui halaman absensi yang telah disediakan di sistem.
Proses ini memungkinkan data kehadiran tercatat secara otomatis dan tersimpan langsung ke dalam database secara real-time, sehingga dapat langsung diakses oleh admin sekolah dan orang tua siswa melalui dashboard masing-masing sesuai perannya.
Dalam uji coba, sistem diuji langsung oleh staf sekolah melalui beberapa siklus untuk memastikan fungsinya berjalan sesuai kebutuhan. Hasilnya, sistem terbukti mempercepat pencatatan kehadiran, mengurangi penggunaan absensi manual, dan memberikan akses informasi yang lebih cepat kepada sekolah dan orang tua.

Dengan diterapkannya sistem ini, pengelolaan kehadiran di SMP Raudlatul Hikmah diharapkan menjadi lebih modern, efisien, dan sesuai dengan perkembangan teknologi pendidikan.
Dalam uji coba, sistem diuji langsung oleh staf sekolah melalui beberapa siklus untuk memastikan fungsinya berjalan sesuai kebutuhan. Hasilnya, sistem terbukti mempercepat pencatatan kehadiran, mengurangi penggunaan absensi manual, dan memberikan akses informasi yang lebih cepat kepada sekolah dan orang tua.
Dengan diterapkannya sistem ini, pengelolaan kehadiran di SMP Raudlatul Hikmah diharapkan menjadi lebih modern, efisien, dan sesuai dengan perkembangan teknologi pendidikan. Sebagai penutup kegiatan, tim mahasiswa secara resmi melakukan penyerahan proyek aplikasi absensi QR Code kepada pihak sekolah, disertai dengan penjelasan teknis serta dokumentasi penggunaan sistem untuk keperluan operasional harian.

