Tangerang Selatan, 09 Juni 2025 – Setelah melalui tahapan observasi, analisis kebutuhan, dan pengembangan sistem, tiga mahasiswa Universitas Pamulang resmi mengimplementasikan aplikasi absensi digital di SMK Negeri 8 Tangerang Selatan. Sistem ini dirancang untuk menggantikan metode manual yang selama ini digunakan di lingkungan sekolah.
Tim yang dipimpin oleh All Iqbar Arifin bersama Adinda Sri Wahyuni dan Nurdiasih merancang aplikasi absensi berbasis web yang dibangun sesuai dengan kebutuhan operasional sekolah. Sistem ini hadir sebagai solusi atas permasalahan keterlambatan pelaporan dan risiko kesalahan dalam pencatatan absensi siswa.
Fitur utama yang disematkan dalam sistem ini meliputi pencatatan kehadiran berbasis online, pengelolaan data siswa, pelaporan kehadiran otomatis, serta dashboard interaktif untuk memantau absensi harian secara real-time. Data siswa dapat diakses oleh pihak guru dan administrasi dengan kontrol login berbasis peran.
Salah satu keunggulan sistem ini adalah kemampuannya dalam menyimpan riwayat kehadiran secara rapi dan menghasilkan laporan bulanan hanya dengan beberapa klik. Hal ini memberikan kemudahan bagi guru maupun wali kelas dalam memantau kehadiran siswa secara objektif.
Uji coba sistem dilakukan menggunakan metode Black Box Testing untuk memastikan semua fitur berjalan sesuai fungsi. Hasilnya menunjukkan bahwa sistem mampu memproses input dan menampilkan output dengan akurat sesuai kebutuhan sekolah.
Tim mahasiswa juga melakukan sesi pelatihan bersama staf sekolah, termasuk para wakil kepala sekolah seperti Ibu Prapti dan Ibu Juni. Mereka menyambut baik inovasi ini dan berharap sistem dapat terus digunakan bahkan setelah program kerja praktik selesai.

Penerapan sistem ini juga menjadi langkah nyata dalam mendorong digitalisasi pendidikan, khususnya dalam tata kelola administrasi sekolah. Dengan sistem ini, SMK Negeri 8 Tangerang Selatan menjadi salah satu sekolah yang mulai beradaptasi dengan teknologi untuk efisiensi manajemen data.
Implementasi sistem ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kecepatan kerja staf administrasi, tetapi juga menjadi role model bagi sekolah-sekolah lain dalam menerapkan sistem informasi sederhana namun efektif.
Dengan selesainya tahap implementasi ini, mahasiswa berhasil menyelesaikan tugas kerja praktik sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam mendukung transformasi digital dunia pendidikan menengah kejuruan di Indonesia.

