Pada tanggal 02 Juni 2025 – Setelah berhasil menyelesaikan tahap observasi, mahasiswa Universitas Pamulang, Ichsan Nul Iman dan Fajar Restu Ramadhan, melanjutkan kegiatan kerja praktik dengan mengimplementasikan sistem informasi berbasis web di SMP PGRI Bojong Gede. Sistem ini secara khusus dirancang untuk mendigitalisasi proses absensi dan penggajian di lingkungan sekolah.
Implementasi dilakukan pada tanggal 2 Juni 2025, dengan bimbingan dari dosen pembimbing, Bapak Wasis Haryono, S.Kom., M.Kom. Sistem yang dibangun mencakup fitur-fitur utama seperti absensi digital menggunakan QR Code, perhitungan gaji otomatis berdasarkan data kehadiran, dashboard monitoring, serta laporan bulanan yang dapat dicetak.
Proses implementasi tidak hanya sekadar memasang sistem di sekolah, tetapi juga melibatkan tahap presentasi, pelatihan pengguna, dan uji coba langsung. Mahasiswa memastikan bahwa seluruh staf administrasi dapat menggunakan sistem dengan mudah dan memahami setiap alur kerja yang disediakan.
Absensi guru dan siswa yang sebelumnya dilakukan secara manual kini dapat dicatat secara otomatis melalui pemindaian QR Code. Data kehadiran yang tercatat langsung tersimpan dalam database dan terintegrasi dengan sistem penggajian yang menghitung gaji secara otomatis sesuai kehadiran guru.
Dengan sistem ini, kesalahan pencatatan dan keterlambatan dalam proses administrasi dapat diminimalisir. Sekolah kini dapat menghasilkan laporan absensi dan gaji secara cepat dan akurat, yang sebelumnya harus dilakukan secara manual dan membutuhkan waktu yang cukup lama.
Implementasi sistem ini disambut sangat positif oleh pihak sekolah. Kepala Sekolah, Ibu Ratna Sari, S.Pd., menyatakan bahwa digitalisasi ini merupakan langkah strategis menuju efisiensi administrasi sekolah. Dengan sistem yang terintegrasi, guru dapat lebih fokus pada kegiatan pembelajaran tanpa terbebani urusan administratif.

Dari sisi teknis, mahasiswa mengembangkan aplikasi ini dengan mempertimbangkan keterbatasan infrastruktur di sekolah. Sistem dirancang ringan, mudah diakses melalui perangkat umum, dan tidak membutuhkan spesifikasi tinggi, sehingga bisa langsung dioperasikan di lingkungan sekolah tanpa hambatan.
Penerapan sistem ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan institusi pendidikan dasar dapat menghasilkan solusi digital yang efektif dan aplikatif. Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga dalam menerapkan teori ke dunia nyata dan berinteraksi langsung dengan pengguna akhir.
Dengan terselesaikannya implementasi ini, SMP PGRI Bojong Gede resmi memasuki era administrasi digital yang lebih efisien. Mahasiswa berhasil memberikan kontribusi langsung yang tidak hanya bermanfaat secara akademik, tetapi juga berdampak pada kemajuan sistem pendidikan di tingkat sekolah menengah pertama.

