Bogor, 24 Maret 2025 – Balai Guru Penggerak Banten berkolaborasi dengan mahasiswa Teknik Informatika Universitas Pamulang yaitu Dhiya Muthi Zafarani, Agung Pranoto Susilo, dan Ardiyansyah Dwi Prasetyo untuk mengembangkan dan menerapkan sistem booking lapangan olahraga berbasis web.
Inisiatif ini merupakan bagian dari program digitalisasi fasilitas pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan sarana olahraga dan memberikan kemudahan akses bagi guru, tenaga kependidikan, serta masyarakat umum dalam melakukan reservasi fasilitas olahraga secara digital.
Balai Guru Penggerak Banten memiliki kompleks fasilitas olahraga yang lengkap, termasuk lapangan futsal, badminton, basket, dan area fitness yang secara rutin digunakan untuk kegiatan pengembangan profesional guru, program wellness tenaga pendidik, serta kegiatan komunitas pendidikan.
Dalam tahap awal, mahasiswa melakukan observasi terhadap pola penggunaan fasilitas serta proses koordinasi antar pengguna. Mereka juga mendokumentasikan alur reservasi dan mencatat tantangan teknis maupun administratif yang dihadapi pengguna lapangan. Data ini menjadi acuan dalam menyusun kebutuhan sistem berbasis web yang relevan dan efisien.
Tim mahasiswa juga berdiskusi langsung dengan pihak pengelola fasilitas, untuk menggali masukan seputar kendala yang selama ini dihadapi. Salah satu keluhan utama adalah kurangnya sistem pencatatan terpusat, sehingga sulit untuk mengetahui histori penggunaan dan frekuensi pemakaian oleh setiap unit kerja.

Namun, sistem pengelolaan booking fasilitas ini masih mengandalkan metode konvensional melalui koordinasi langsung dengan petugas atau komunikasi via WhatsApp grup, dengan pencatatan jadwal menggunakan kalender manual dan dokumen Excel.
Seringkali terjadi konflik jadwal antar kegiatan, kesulitan koordinasi antara berbagai program pelatihan guru, serta keterbatasan transparansi informasi ketersediaan fasilitas. Proses konfirmasi booking yang memerlukan komunikasi berulang melalui multiple channel communication juga menyita waktu yang seharusnya dapat dioptimalkan untuk kegiatan pengembangan profesional.
Hasil evaluasi komprehensif yang dilakukan oleh tim Balai Guru Penggerak menunjukkan bahwa modernisasi sistem booking menjadi kebutuhan strategis untuk mendukung efektivitas program-program pengembangan guru.
Sistem manual yang ada tidak hanya menghambat aksesibilitas fasilitas, tetapi juga menciptakan data utilization dan reporting yang diperlukan untuk perencanaan jangka panjang.

