Sunday, August 16, 2026
Flatform Digital untuk Berbagi Informasi Kegiatan dan Pengetahuan
HomeAktivitas akademikAnalisis Sistem Absensi Manual Menjadi Awal Transformasi Digital di SMK Negeri 8...

Analisis Sistem Absensi Manual Menjadi Awal Transformasi Digital di SMK Negeri 8 Tangerang Selatan

Tangerang Selatan, 12 Maret 2025 – Tiga mahasiswa dari Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang telah melakukan observasi kerja praktik di SMK Negeri 8 Tangerang Selatan. Kegiatan ini menjadi tahap awal dalam merancang sistem absensi digital sebagai solusi atas tantangan dalam proses pencatatan kehadiran siswa yang masih manual.

Tim mahasiswa yang terdiri dari All Iqbar Arifin, Adinda Sri Wahyuni, dan Nurdiasih melakukan pengamatan langsung terhadap sistem absensi yang berjalan di sekolah. Proses ini melibatkan wawancara dengan staf administrasi dan guru, serta dokumentasi terhadap tahapan pencatatan dan pelaporan kehadiran siswa.

SMK Negeri 8 Tangerang Selatan adalah sekolah menengah kejuruan yang berfokus pada pengembangan keterampilan praktis siswa. Dalam menjalankan aktivitas akademiknya, kehadiran siswa menjadi salah satu aspek yang sangat penting untuk dipantau dengan akurat.

Berdasarkan observasi, tim menemukan bahwa pencatatan absensi masih menggunakan metode manual seperti pencatatan di buku presensi. Proses ini menyita waktu, berisiko kesalahan input, dan menyulitkan dalam pencarian data atau penyusunan laporan rekapitulasi kehadiran siswa secara cepat.

Pihak sekolah menyampaikan bahwa dengan jumlah siswa yang besar, sistem manual sering kali membuat proses pengawasan kehadiran menjadi tidak efisien. Hal ini menjadi peluang bagi tim mahasiswa untuk memberikan solusi digital yang dapat digunakan secara praktis namun efektif.

Mahasiswa Melakukan Observasi dan Wawancara

Mahasiswa merekomendasikan pengembangan sistem absensi berbasis web yang terhubung langsung ke database sekolah. Dengan sistem ini, pencatatan dan pelaporan kehadiran akan menjadi lebih terstruktur dan dapat diakses secara real-time oleh wali kelas maupun pihak tata usaha.

Sistem yang direncanakan akan mencakup fitur login user berdasarkan peran, dashboard pantauan kehadiran, pengisian data siswa, serta pelaporan otomatis yang bisa diunduh. Proses perancangan akan dilakukan secara iteratif dengan menyesuaikan kebutuhan dari pihak sekolah.

Tim menyusun rencana pengembangan sistem menggunakan pendekatan Prototype agar dapat dilakukan pengujian dan revisi bertahap sesuai masukan dari pengguna. Dengan begitu, sistem yang dibangun akan lebih relevan dengan kebutuhan operasional harian sekolah.

Observasi ini bukan hanya memperjelas arah pengembangan sistem, tetapi juga membuka kolaborasi aktif antara mahasiswa dan institusi pendidikan. SMK Negeri 8 Tangerang Selatan menunjukkan antusiasme tinggi terhadap transformasi digital yang diusulkan oleh tim kerja praktik.

RELATED ARTICLES

Most Popular