Pada 3 Juni 2025, dua mahasiswa dari Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang, Fadzle Izza Rizwaan dan Andi Asmar Musa, berhasil mengimplementasikan sistem informasi operasional berbasis web di Prime Gears Bintaro. Proyek ini menjadi hasil nyata dari kegiatan kerja praktik yang mengintegrasikan teknologi digital ke dalam dunia retail apparel otomotif.
Prime Gears merupakan salah satu toko resmi perlengkapan riding premium yang menjual brand ternama seperti Arai, Taichi, dan Cargloss. Proses operasional toko yang sebelumnya masih mengandalkan pencatatan manual kini telah mengalami transformasi signifikan berkat penerapan sistem yang dirancang oleh tim mahasiswa.
Sistem ini mencakup pencatatan data pengunjung, analisis performa produk, serta fitur otomatisasi ukuran helm berdasarkan data pengukuran kepala pelanggan. Aplikasi berbasis web ini dikembangkan menggunakan metode Agile agar proses pengembangannya fleksibel dan dapat menyesuaikan dengan masukan dari pihak toko.
Antarmuka sistem dirancang menggunakan Bootstrap 5, yang memastikan tampilannya responsif dan dapat diakses melalui berbagai perangkat, mulai dari laptop hingga tablet atau smartphone. Hal ini mempermudah staf untuk menggunakan aplikasi secara langsung di lokasi toko.
Salah satu fitur unggulan adalah fitting size otomatis, di mana staf cukup memasukkan ukuran kepala pelanggan, dan sistem akan merekomendasikan ukuran helm yang ideal. Fitur ini meningkatkan kecepatan pelayanan serta mengurangi trial-and-error saat fitting helm, yang biasanya memakan waktu.
Selain itu, sistem juga mencatat alasan pengunjung yang belum melakukan pembelian, memungkinkan manajemen untuk menganalisis tren dan kendala yang dihadapi pelanggan saat berbelanja. Informasi ini menjadi dasar evaluasi strategi pemasaran dan pelayanan.

Sistem juga dilengkapi dengan modul pelaporan operasional harian, termasuk pembukaan dan penutupan toko, status real-time, dan dokumentasi berupa foto dan lokasi. Data tersimpan secara cloud sehingga dapat diakses oleh manajemen dari mana saja.
Pihak Prime Gears memberikan respon positif terhadap implementasi ini. Sistem baru dinilai sangat membantu dalam merapikan alur kerja dan mengurangi ketergantungan pada komunikasi tidak resmi. Mereka juga menilai bahwa sistem ini membawa efisiensi nyata ke dalam operasional toko sehari-hari.
Dengan implementasi ini, Prime Gears Bintaro kini memasuki era digital yang lebih terstruktur dan modern. Kolaborasi mahasiswa dengan pihak toko membuktikan bahwa solusi teknologi dapat dikembangkan secara adaptif, murah, dan sesuai kebutuhan nyata di lapangan retail.

