Tangerang, Maret 2025 — Pada bulan Maret 2025, Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika dari Universitas Pamulang, yaitu Muhamad Iqbal, Noftania Alfando Mikael, dan Muhammad Cendika Pramono, telah melaksanakan kegiatan observasi sebagai bagian dari program kerja praktek di Sahabat Akuatik Club (SAC), yang berlokasi di Duta Sport Club, Perumahan Duta Indah Residence, Kota Tangerang, Banten.
Sahabat Akuatik Club dikenal sebagai lembaga pelatihan renang yang mengedepankan profesionalisme serta suasana belajar yang menyenangkan. Dengan pendekatan yang terstruktur dan ramah anak, SAC menjadi pilihan banyak orang tua dalam mengenalkan keterampilan berenang kepada putra-putrinya.
Tujuan utama observasi ini adalah untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai sistem administrasi yang diterapkan, khususnya dalam aspek pencatatan kehadiran peserta latihan. Kegiatan ini dilaksanakan secara langsung di lokasi pelatihan dan dilengkapi dengan sesi diskusi bersama Bapak Endris Sutanto selaku pemilik dan pengelola SAC.

Selama kegiatan observasi, mahasiswa mengikuti secara langsung jalannya aktivitas pelatihan serta sistem pencatatan kehadiran peserta. Adapun proses yang diamati meliputi:
- Pencatatan Kehadiran Peserta
Kehadiran peserta dicatat langsung oleh pelatih melalui daftar hadir manual. Langkah ini telah menjadi bagian dari rutinitas harian dan dilakukan secara teliti guna menjamin keakuratan data. - Pemantauan Jalannya Latihan
Pelatih memimpin kegiatan di kolam renang dengan tetap memantau kehadiran dan perkembangan masing-masing peserta selama sesi latihan berlangsung. - Perekapan oleh Pengelola
Setelah sesi pelatihan, pengelola memverifikasi ulang data kehadiran dan menyusunnya sebagai bahan pelaporan internal serta informasi kepada orang tua peserta.
Dari hasil observasi, dapat diketahui bahwa Sahabat Akuatik Club memiliki sistem kerja yang tertata dan dijalankan dengan konsisten. Meskipun masih menggunakan metode pencatatan manual, hal ini mencerminkan kedisiplinan dan perhatian terhadap keteraturan kegiatan pelatihan.
Dalam diskusi yang berlangsung bersama pihak pengelola, muncul minat terhadap pemanfaatan teknologi digital untuk menunjang efisiensi proses pencatatan. Mahasiswa kemudian menyampaikan gagasan pengembangan aplikasi absensi digital berbasis Android yang dilengkapi dengan fitur verifikasi lokasi (GPS) serta notifikasi otomatis.
Rencana ini disambut baik oleh pihak SAC karena dinilai mampu menghadirkan kemudahan bagi pelatih, peserta, dan orang tua dalam memantau jadwal dan kehadiran latihan.

