Tangerang Selatan, 12 Juni 2025 – Menindaklanjuti hasil observasi sebelumnya, mahasiswa Universitas Pamulang — Angga Fahreza, Fikri Ubaidillah, dan Muhammad Fikri Akbari— dari Kelompok 6 telah berhasil menyelesaikan pengembangan dan implementasi Sistem Inventory Berbasis Web untuk PT. Putra Prima Glosia. Sistem ini dirancang untuk menjawab tantangan pengelolaan stok barang secara digital dan mendukung efisiensi operasional logistik perusahaan.
Aplikasi dikembangkan menggunakan:
- Bahasa Pemrograman: PHP
- Framework: Bootstrap untuk antarmuka
- Database: MySQL
- Metode Pengujian: Black Box Testing untuk memastikan seluruh fitur berjalan sesuai fungsinya
Antarmuka dirancang sederhana namun informatif, dengan sistem autentikasi dan hak akses sesuai jabatan (Admin, Manajer, Supervisor, Kepala Gudang, dan Karyawan).
Beberapa fitur utama yang diimplementasikan antara lain:
- Pencatatan barang masuk dan keluar
- Monitoring stok dan laporan persediaan
- Otomatisasi pencatatan aktivitas pengguna
- Tampilan dashboard khusus untuk masing-masing peran
- Entity Relationship Diagram (ERD) untuk mendukung struktur database yang efisien
Diagram use case juga diterapkan agar setiap interaksi pengguna dalam sistem dapat dipetakan dengan jelas dan sistem berjalan sesuai alur kerja perusahaan.

Dengan sistem baru ini, perusahaan kini dapat:
- Mengelola data barang secara lebih cepat dan akurat
- Mengurangi kesalahan dalam pencatatan manual
- Mempercepat proses pelaporan stok secara real-time
- Menyediakan akses data yang lebih transparan dan aman
Pihak perusahaan menyambut baik implementasi ini sebagai bentuk kontribusi nyata dari mahasiswa dalam mendukung proses digitalisasi industri.
Sistem ini menjadi langkah awal yang penting dalam modernisasi logistik perusahaan. Ke depannya, pengembangan lebih lanjut dapat difokuskan pada integrasi sistem dengan perangkat mobile, penambahan modul notifikasi stok menipis, serta pengelolaan otomatis re-order barang.
Mahasiswa berharap, aplikasi ini bisa terus digunakan dan dikembangkan oleh perusahaan sebagai bagian dari adaptasi terhadap kebutuhan industri yang makin kompleks di era digital.

