Tangerang, 22 Juni 2025 – Setelah melalui proses observasi dan pengembangan, tiga mahasiswa Universitas Pamulang — Nixon Clementius Marauhuku, Muhamad Satriaji, dan Haiqal Aqmal Suryanto — sukses mengimplementasikan SIMKARTA (Sistem Informasi Manajemen Kas RT/RW Berbasis Website) di lingkungan Cluster Pesona Karawaci, Tangerang. Sistem ini hadir sebagai solusi digital yang modern dalam mengelola dana kas lingkungan secara transparan dan terstruktur.
Dengan sistem ini, pengurus RT dan RW dapat mencatat transaksi kas masuk dan keluar secara real-time melalui platform web yang mudah diakses. Tak hanya itu, warga juga bisa memantau kondisi keuangan lingkungan secara langsung melalui akun masing-masing, sehingga meningkatkan transparansi dan kepercayaan publik.
Ketua RW, Bapak Kusnadi, menyampaikan bahwa penerapan SIMKARTA telah mempercepat proses pelaporan kas bulanan dan mengurangi potensi kesalahan pencatatan. Laporan yang sebelumnya membutuhkan waktu berhari-hari kini dapat dihasilkan dalam hitungan menit dengan data yang akurat dan lengkap.
Selain itu, warga juga merasakan dampak positif dari sistem ini. Salah satu perwakilan warga, Bapak Sayuti, menyebutkan bahwa dirinya kini lebih mudah memantau kas lingkungan tanpa harus menunggu rapat RT. “Dengan sistem ini, saya merasa lebih tenang karena tahu dana warga digunakan secara tepat,” ungkapnya.
Implementasi sistem ini melibatkan pelatihan langsung kepada pengurus RT/RW terkait penggunaan sistem, mulai dari login, input transaksi, generate laporan, hingga penggunaan dashboard interaktif. Mahasiswa juga memberikan panduan cetak laporan PDF dan ekspor Excel agar pengurus tetap dapat menyampaikan laporan dalam bentuk fisik jika dibutuhkan.
Sistem SIMKARTA juga dilengkapi fitur manajemen pengguna, di mana hanya pihak berwenang seperti bendahara dan ketua RT yang dapat mengakses data kas penuh, sedangkan warga hanya bisa melihat laporan kas publik sesuai hak akses mereka.
Seluruh proses implementasi dilakukan dengan pendekatan berbasis kolaboratif, di mana masukan dari warga dan pengurus terus dikumpulkan untuk penyempurnaan sistem. Hal ini membuktikan bahwa teknologi digital dapat diterapkan dengan baik asalkan pendekatannya tepat sasaran.
Keberhasilan implementasi SIMKARTA juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong digitalisasi pelayanan publik dari tingkat komunitas terkecil. Diharapkan sistem ini bisa menjadi role model bagi RT/RW lain dalam pengelolaan keuangan berbasis teknologi.
Dengan adanya SIMKARTA, lingkungan menjadi lebih terbuka, akuntabel, dan efisien. Mahasiswa pun tidak hanya mendapatkan pengalaman belajar, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui solusi digital yang mereka rancang.

