Tangerang, 12 Maret 2025 — Sebagai bagian dari kegiatan dari Kerja Pratek, tim mahasiswa Universitas Pamulang yang terdiri dari Masella Waty, Muhammad Abiol Arafli, dan Elang Adiyansyah Saputra melakukan observasi langsung ke Toko Fhardan Motor, toko ini didirikan pada tahun 2011 oleh Bapak Dudi, seorang pengusaha yang memiliki pengalaman dan wawasan luas di bidang otomotif.
Dalam proses perancangan dan implementasi sistem informasi penjualan digital di Toko Fhardan Motor, tim pengembang menggunakan metode deskriptif untuk menganalisis permasalahan, metode observasi dengan melakukan pengamatan langsung di lokasi, serta metode wawancara dengan pemilik toko untuk menggali kebutuhan sistem secara lebih mendalam.
Observasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan dan kebutuhan pengembangan sistem berbasis teknologi. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap berbagai permasalahan yang selama ini dihadapi dalam kegiatan operasional, seperti kesulitan memonitor ketersediaan barang, minimnya rekapitulasi data penjualan, serta belum tersedianya sistem pengelolaan data pelanggan.
Tanpa sistem yang terkomputerisasi, pemilik dan karyawan kesulitan untuk mengetahui jumlah stok secara real-time, yang berisiko menimbulkan keterlambatan pemesanan ulang. Selain itu, ketiadaan histori penjualan menyulitkan dalam menganalisis performa bisnis dan merumuskan strategi pemasaran yang tepat.
Fhardan Motor juga belum memiliki sistem pencatatan data pelanggan, sehingga tidak dapat melakukan tindak lanjut seperti pengingat servis atau pemberian promo secara optimal.
Sistem informasi yang tengah dikembangkan ini akan memberikan berbagai fitur unggulan seperti:
- Profil Perusahaan, yang menampilkan informasi lengkap mengenai layanan, produk, dan kontak Fhardan Motor.
- Stok Real-Time, yang memungkinkan pemantauan ketersediaan barang secara langsung untuk menghindari kekosongan stok.
- Chat dengan Admin, yang memberikan kemudahan komunikasi langsung antara pelanggan dan admin melalui platform seperti WhatsApp.
- Transaksi dan Laporan Penjualan Real-Time, untuk memudahkan pencatatan serta pemantauan penjualan harian, mingguan, dan bulanan.

Hasil observasi menunjukkan bahwa seluruh proses penjualan, pencatatan stok, dan laporan keuangan masih dilakukan secara manual menggunakan buku tulis dan nota fisik. Hal ini menyebabkan terjadinya sejumlah kendala, seperti keterlambatan dalam pengecekan stok, sulitnya melakukan rekap data penjualan, serta ketiadaan basis data pelanggan.
Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan didampingi langsung oleh pemilik toko, Bapak Dudi, yang juga memberikan informasi penting mengenai alur bisnis toko dan harapannya terhadap sistem baru.
Kegiatan observasi ini menjadi landasan penting bagi tim untuk merancang solusi sistem digital yang mampu mengotomatisasi transaksi, manajemen stok, serta pelaporan keuangan.

