Cikarang — Kegiatan studi lapangan menjadi sarana penting bagi mahasiswa Teknik Informatika dalam memahami penerapan teknologi informasi di dunia industri. Pada 18 Oktober 2025, seorang mahasiswa melaksanakan observasi dan wawancara di sebuah perusahaan pabrikasi baja di kawasan industri Cikarang sebagai bagian dari tugas Mata Kuliah Metode Penelitian.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh gambaran langsung mengenai alur kerja produksi, sistem pelaporan, serta mekanisme penyampaian informasi yang digunakan dalam operasional harian perusahaan. Wawancara dilakukan bersama seorang perwakilan manajerial di divisi produksi yang menjelaskan proses bisnis, mulai dari pengolahan material hingga penyusunan laporan rutin.
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan pentingnya pencatatan data yang rapi dan koordinasi antarbagian untuk menjaga kelancaran proses produksi. Setiap tahapan kerja terdokumentasi dengan baik agar informasi dapat digunakan sebagai acuan dalam pengambilan keputusan harian. Pola komunikasi internal dan sistem pelaporan menjadi elemen penting dalam memastikan aktivitas operasional berjalan efektif dan terkontrol.
Hasil studi lapangan ini memberikan pemahaman mendalam bagi mahasiswa mengenai keterkaitan antara workflow industri dan kebutuhan sistem informasi. Mahasiswa juga mengidentifikasi potensi pengembangan sistem informasi berbasis web untuk mendukung proses pelaporan agar semakin efisien, terintegrasi, dan mudah dimonitor secara terpusat.
Kegiatan ini mencerminkan sinergi positif antara dunia pendidikan dan industri. Pihak perusahaan menunjukkan keterbukaan serta dukungan terhadap kegiatan akademik sebagai kontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia. Perwakilan perusahaan menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa dalam mempelajari proses industri secara langsung.
Secara keseluruhan, studi lapangan ini berjalan lancar dan memberikan wawasan aplikatif yang bernilai. Temuan dari kegiatan ini menjadi fondasi penting bagi mahasiswa dalam menyusun analisis kebutuhan sistem informasi yang relevan dengan kondisi industri, sekaligus membekali mereka dengan pemahaman nyata sebagai persiapan menghadapi dunia kerja.

