Metro, 13 Juni 2025 — Setelah melalui tahap observasi dan diskusi bersama pihak SD Negeri 8 Metro Pusat, tim pengembang yaitu Fahmi Hanafi, Farhan Martiza, Muhamad Raffi Gumilang melanjutkan kegiatan ke tahap implementasi aplikasi pembelajaran berbasis gamifikasi. Implementasi ini dilakukan secara bertahap dengan melibatkan guru dan siswa sebagai pengguna utama, guna memastikan bahwa aplikasi dapat digunakan dengan baik.
Aplikasi yang dikembangkan dirancang dengan antarmuka yang sederhana, menarik, dan mudah dipahami oleh siswa SD. Fitur-fitur gamifikasi seperti sistem poin, level, tantangan (quest), serta penghargaan virtual diterapkan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa.
Selain itu, guru diberikan akses sebagai admin untuk mengelola materi pembelajaran, soal-soal latihan, dan memantau perkembangan siswa secara real time.
Proses implementasi dilakukan secara daring melalui simulasi penggunaan aplikasi yang dipandu oleh tim pengembang. Pihak sekolah, dalam hal ini guru pendamping, turut serta dalam uji coba untuk mengamati respons siswa dan memberikan masukan terhadap fitur yang tersedia.

Hasil implementasi awal menunjukkan respons yang sangat positif dari siswa yang merasa lebih antusias dan tertantang dalam mengikuti materi melalui pendekatan berbasis permainan.
Selain itu, guru merasa terbantu dengan adanya sistem pelaporan dan penilaian otomatis yang memudahkan dalam mengelola pembelajaran secara digital. Tim pengembang juga melakukan perbaikan minor berdasarkan umpan balik dari pengguna untuk menyempurnakan pengalaman belajar melalui aplikasi.
Dengan adanya implementasi ini, diharapkan aplikasi pembelajaran berbasis gamifikasi dapat menjadi salah satu solusi inovatif dalam meningkatkan efektivitas dan daya tarik pembelajaran di tingkat Sekolah Dasar, khususnya di SD Negeri 8 Metro Pusat sebagai mitra awal pengujian aplikasi.

