Saturday, August 15, 2026
Flatform Digital untuk Berbagi Informasi Kegiatan dan Pengetahuan
HomeAktivitas akademikLangkah Awal Digitalisasi Absensi di MAS Al Riyadhul Janah melalui Observasi Sistem...

Langkah Awal Digitalisasi Absensi di MAS Al Riyadhul Janah melalui Observasi Sistem Manual

Lebak Banten, 29 Mei 2025 – tiga mahasiswa dari Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang melaksanakan kegiatan observasi kerja praktik di MAS Al Riyadhul Janah, Lebak, Banten. Observasi ini merupakan bagian awal dari rencana pengembangan sistem absensi berbasis web dan QR code yang ditujukan untuk menggantikan metode pencatatan kehadiran manual yang masih digunakan di sekolah tersebut.

Kegiatan observasi dilakukan secara langsung dengan pendekatan partisipatif dan komunikatif. Mahasiswa menggali informasi dari para guru dan pengurus sekolah mengenai tantangan yang dihadapi dalam proses absensi siswa dan guru. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa pencatatan kehadiran masih dilakukan menggunakan buku tulis, yang menimbulkan berbagai kendala.

Beberapa masalah utama yang ditemukan antara lain proses pencatatan yang memakan waktu, risiko kesalahan input data, dan kesulitan dalam rekapitulasi kehadiran untuk kebutuhan pelaporan. Selain itu, tidak adanya sistem terpusat menyebabkan data sulit untuk diakses atau diverifikasi secara cepat.

Menanggapi kondisi tersebut, mahasiswa menawarkan solusi digital berupa sistem absensi berbasis web yang terintegrasi dengan QR code. Dengan sistem ini, siswa dan guru cukup melakukan pemindaian ID card QR mereka, dan data kehadiran akan otomatis tercatat serta tersimpan dalam database sekolah.

Pihak sekolah menyambut baik inisiatif ini. Dukungan dari kepala sekolah dan jajaran pengajar menjadi modal awal yang kuat dalam perancangan sistem. Observasi ini juga menjadi ajang pertukaran gagasan antara mahasiswa dan pihak sekolah mengenai fitur-fitur tambahan yang dibutuhkan.

Selain absensi, muncul juga kebutuhan pencatatan keterlambatan, izin, dan sistem laporan kehadiran bulanan yang dapat terhubung dengan evaluasi siswa. Sistem ini diharapkan menjadi pusat data administrasi yang efisien, modern, dan ramah pengguna.

Observasi ini membuktikan bahwa digitalisasi di sektor pendidikan tidak harus rumit atau mahal. Pendekatan kolaboratif dan pemahaman terhadap kebutuhan nyata lapangan menjadi kunci dalam merancang solusi yang efektif dan berkelanjutan.

Bagi mahasiswa, kegiatan ini memberikan pengalaman nyata di dunia kerja. Mereka tidak hanya melakukan analisis teknis, tetapi juga belajar berkomunikasi, bernegosiasi, dan membangun kepercayaan dengan mitra institusi.

Dengan hasil observasi ini, tim mahasiswa siap melanjutkan ke tahap pengembangan dan implementasi sistem yang diharapkan mampu mendukung transformasi digital administrasi sekolah secara nyata dan berkelanjutan.

RELATED ARTICLES

Most Popular