Saturday, August 15, 2026
Flatform Digital untuk Berbagi Informasi Kegiatan dan Pengetahuan
HomeInternet & KeamananSerangan siber terhadap penyedia layanan TI mengekspos data pasien yang sensitif

Serangan siber terhadap penyedia layanan TI mengekspos data pasien yang sensitif

Serangan peretas besar-besaran telah membocorkan data lebih dari 118.000 pasien di AS. Perusahaan yang terkena dampaknya adalah Endue Software yang berbasis di New York, yang menyediakan infrastruktur digital untuk pusat infus.

Serangan itu merupakan salah satu dari serangkaian insiden keamanan yang mengguncang sistem perawatan kesehatan AS.

Kebocoran data dengan konsekuensi yang luas

Serangan itu terjadi pada 16 Februari 2025, tetapi rinciannya baru diketahui publik sekarang – melalui pemberitahuan yang diwajibkan secara hukum kepada otoritas pengawas dan orang-orang yang terdampak. Menurut perusahaan, para penyerang berhasil menembus jauh ke dalam sistem dan menyalin sejumlah besar data sensitif. Ini termasuk nama lengkap, nomor jaminan sosial, tanggal lahir, dan nomor rekam medis.

Dalam pernyataan resminya, Endue mengatakan: “Kami juga telah menerapkan langkah-langkah keamanan tambahan untuk mengurangi risiko yang terkait dengan insiden ini dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang.”

Sejauh ini, tidak ada indikasi bahwa informasi yang dicuri telah disalahgunakan. Meskipun demikian, mereka yang terdampak kini menghadapi tantangan untuk melindungi diri mereka dari kemungkinan pencurian identitas. Endue menawarkan mereka satu tahun pemantauan kredit dan perlindungan identitas gratis.

Kelompok pasien rentan sangat terpengaruh

Terutama yang eksplosif: fasilitas yang terdampak sering kali merawat orang dengan penyakit kronis dan serius. Kelompok pasien ini sudah harus berjuang dengan biaya perawatan yang tinggi, prosedur asuransi yang rumit, dan diagnosis yang menegangkan – dan kini ada kekhawatiran tambahan tentang identitas digital mereka.

Kasus ini merupakan salah satu dari serangkaian serangan siber yang mengkhawatirkan terhadap sistem perawatan kesehatan AS. Baru-baru ini, Medical Express Ambulance (MedEx) di Illinois harus mengakui adanya kebocoran data yang juga memengaruhi lebih dari 118.000 orang. Di antaranya, nomor paspor dan data asuransi telah dibobol.

Insiden di UnitedHealth Group mencapai skala yang lebih besar, memengaruhi sekitar 100 juta orang – salah satu pelanggaran data terbesar dalam sejarah sistem perawatan kesehatan AS.

Beberapa serangan besar juga dilaporkan tahun lalu: Regional Care Inc (RCI) harus memberi tahu hampir 250.000 orang yang datanya terekspos setelah serangan peretas. Ascension Health, salah satu penyedia layanan kesehatan terbesar di negara itu, bahkan memiliki 5,6 juta orang yang terkena dampaknya.

Titik lemah dalam sistem layanan kesehatan

Insiden terbaru di Endue Software menunjukkan sekali lagi betapa rentannya infrastruktur digital di sektor perawatan kesehatan – dan betapa mahalnya harga yang harus dibayar untuk kerentanan ini. Bagi mereka yang terdampak, ini bukan hanya tentang angka dan data, tetapi tentang kepercayaan pada sistem yang seharusnya melindungi mereka.

Sumber : https://www.it-daily.net/en/shortnews-en/cyber-attack-on-it-service-provider-exposes-sensitive-patient-data

RELATED ARTICLES

Most Popular