Bekasi, 02 April 2025 – Mahasiswa Universitas Pamulang dari Program Studi Teknik Informatika melaksanakan kegiatan observasi kerja praktik di FAM Auto, sebuah bengkel kendaraan roda empat yang berlokasi di Jl. Cikunir Raya No. 55, Jatiasih, Bekasi. Observasi ini dilaksanakan sebagai bagian dari perancangan sistem manajemen bengkel berbasis web.
Tim mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini melakukan wawancara langsung dengan kepala bengkel, teknisi, dan staf administrasi. Tujuan utamanya adalah memahami alur kerja yang sedang berjalan, serta mengidentifikasi permasalahan dalam pengelolaan data servis kendaraan, booking, stok suku cadang, dan transaksi penjualan spare part.
Berdasarkan pengamatan, sistem yang digunakan oleh FAM Auto masih bersifat semi-manual. Data pelanggan, histori servis, serta laporan keuangan dicatat dalam buku tulis atau aplikasi sederhana yang tidak saling terhubung. Kondisi ini menyulitkan pencarian data dan memperbesar potensi kehilangan informasi penting.
Salah satu temuan penting adalah tidak adanya sistem pemantauan stok spare part secara real-time. Hal ini menyebabkan kesalahan pencatatan, kekurangan barang secara tiba-tiba, dan memperlambat pelayanan kepada pelanggan. Begitu juga dengan laporan keuangan yang masih disusun manual, menyulitkan proses evaluasi harian.

Tim mahasiswa menyimpulkan bahwa bengkel membutuhkan sistem informasi yang terintegrasi, di mana seluruh proses manajemen dapat dikendalikan dari satu platform. Sistem ini akan menjadi solusi terhadap tantangan operasional yang selama ini menjadi kendala utama.
Perencanaan awal sistem mencakup manajemen data pelanggan dan kendaraan, pencatatan booking servis online, transaksi penjualan spare part, pemantauan stok otomatis, dan pembuatan laporan keuangan. Dengan sistem ini, seluruh proses bengkel akan berjalan lebih rapi dan efisien.
Observasi ini memberikan mahasiswa pengalaman langsung mengenai kebutuhan sistem di dunia kerja nyata. Interaksi langsung dengan pihak bengkel juga membantu mereka memahami pentingnya pendekatan komunikasi yang baik dalam proses pengumpulan data.
Pihak manajemen FAM Auto menyambut baik inisiatif pengembangan sistem ini. Mereka berharap sistem digital yang dibangun mampu meningkatkan kualitas layanan bengkel, serta membuat proses administrasi menjadi lebih cepat, akurat, dan terkontrol.
Dengan hasil observasi ini, tim mahasiswa siap memasuki tahap pengembangan sistem menggunakan model Waterfall. Observasi menjadi langkah penting dalam merancang sistem yang sesuai dengan kebutuhan riil industri, bukan sekadar berbasis asumsi.

