Saturday, August 15, 2026
Flatform Digital untuk Berbagi Informasi Kegiatan dan Pengetahuan
HomeAktivitas akademikOptimalisasi Operasional Usaha Mikro: Mahasiswa Universitas Pamulang Melakukan Observasi Sistem Kerja di...

Optimalisasi Operasional Usaha Mikro: Mahasiswa Universitas Pamulang Melakukan Observasi Sistem Kerja di Bayang Laundry

Tangerang Selatan — Dalam rangka pelaksanaan kerja praktik, mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang yang terdiri dari Sufyaan Putra Haswanto, Eiffeline Melati Octhaviani, dan Intan Kamelasari melakukan kegiatan observasi di salah satu usaha mikro di Tangerang Selatan, yaitu Bayang Laundry . Dengan tujuan memahami sistem operasional laundry dan mengidentifikasi peluang peningkatan efisiensi melalui digitalisasi proses bisnis.

Bayang Laundry adalah usaha kecil yang bergerak di bidang jasa pencucian pakaian, baik kiloan maupun satuan, yang melayani wilayah Serpong dan sekitarnya. Layanan mereka meliputi cuci, setrika, kemas, hingga antar-jemput pakaian.

Meskipun skalanya masih tergolong mikro, Bayang Laundry melayani pelanggan setiap hari dengan sistem kerja yang konsisten. Namun sayangnya, seluruh alur kerja mulai dari pencatatan pesanan hingga proses pelaporan masih berjalan secara manual.

Mahasiswa melakukan wawancara dan observasi

Dalam proses observasi, tim siswa mencatat beberapa tahapan penting. Pertama, pencatatan pesanan pelanggan dilakukan melalui WhatsApp atau datang langsung ke tempat, lalu ditulis di catatan buku.

Selanjutnya proses pencucian dan penjemuran dilakukan sesuai standar kerja harian. Setelah itu, pakaian disetrika dan dikemas, dan nama pelanggan ditulis secara manual. Terakhir, pengiriman pesanan dilakukan dengan sistem pembayaran tunai atau transfer, tanpa adanya dashboard transaksi.

Kendala utama yang diamati adalah risiko kehilangan data akibat pencatatan manual, ketidakteraturan dalam pelacakan kemajuan laundry, serta kurangnya efisiensi dalam penyusunan laporan. Melalui wawancara dengan pemilik dan staf, diketahui bahwa sistem manual mulai menghambat kinerja layanan terutama ketika jumlah pelanggan meningkat.

Sebagai bentuk kontribusi dalam kegiatan praktik kerja ini, mahasiswa menyarankan solusi digital berupa sistem informasi manajemen laundry berbasis web yang akan mereka kembangkan dengan nama TRILA ( Tracking dan Rancang Informasi Laundry ). Sistem ini diharapkan dapat membantu proses pencatatan pesanan, pelacakan status laundry, dan pengelolaan transaksi secara real-time, sekaligus meningkatkan profesionalisme layanan.

RELATED ARTICLES

Most Popular