Saturday, August 15, 2026
Flatform Digital untuk Berbagi Informasi Kegiatan dan Pengetahuan
HomeAktivitas akademikObservasi Sistem Operasional Apotek Yuji: Langkah Awal Menuju Digitalisasi Pelayanan Kefarmasian

Observasi Sistem Operasional Apotek Yuji: Langkah Awal Menuju Digitalisasi Pelayanan Kefarmasian

Depok, 17 Maret 2025 — Pada bulan Maret 2025, Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang, yaitu Guruh Aji Saputra, Rio Febriansyah, dan Dimas Adyatama A., telah melaksanakan kegiatan observasi dan kerja praktek di Apotek Yuji, yang berlokasi di Jl. Abdul Wahab No.008, Kedaung, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat.

Apotek Yuji merupakan layanan kefarmasian yang menyediakan obat-obatan resep maupun non-resep serta produk kesehatan lainnya. Berdasarkan observasi yang dilakukan di lokasi, ditemukan bahwa operasional apotek masih bergantung pada sistem manual, seperti pencatatan transaksi penjualan, stok obat, validasi resep, hingga pembuatan laporan.

Proses ini menimbulkan beberapa permasalahan, seperti keterlambatan pelayanan, risiko kehilangan data, serta kesalahan pencatatan yang dapat berdampak pada pelayanan pelanggan.

Mahasiswa melakukan wawancara dengan staf apotek

Selama observasi, mahasiswa melakukan diskusi langsung dengan apoteker penanggung jawab serta staf kasir dan administrasi. Berdasarkan wawancara singkat, diketahui bahwa staf mengalami kesulitan dalam mengelola stok yang cepat berubah, terutama saat jam sibuk atau ketika menerima banyak resep sekaligus.

Mahasiswa juga mencermati alur kerja di apotek yang masih dilakukan secara manual. Proses pencatatan penjualan obat dilakukan di buku besar harian dan Excel, yang membuat pelacakan data dan rekap laporan harian menjadi kurang efisien. Penerimaan resep dari pelanggan juga belum didukung sistem terintegrasi, sehingga validasi resep membutuhkan waktu lama dan rentan terhadap kesalahan input.

Selain itu, pengelolaan stok masih dilakukan secara fisik setiap minggu menggunakan kartu stok manual, yang menyebabkan informasi terkait stok habis atau kedaluwarsa sulit terdeteksi secara cepat. Proses pelaporan harian dan bulanan yang dikerjakan oleh admin pun sepenuhnya bergantung pada spreadsheet dan ketelitian individu, sehingga membutuhkan waktu lebih lama dan memiliki potensi kesalahan saat penyusunan laporan rutin.

Dari observasi tersebut, mahasiswa menyimpulkan bahwa sistem kerja yang digunakan belum efektif dan efisien. Oleh karena itu, mereka mengambil inisiatif untuk merancang dan membangun sistem informasi manajemen apotek berbasis web yang mampu menjawab kebutuhan digitalisasi dan meningkatkan performa operasional apotek.

Dengan adanya sistem informasi yang terkomputerisasi, diharapkan proses pelayanan di Apotek Yuji dapat berjalan lebih cepat, akurat, dan terdokumentasi dengan baik. Sistem ini nantinya akan membantu dalam pencatatan transaksi, pengelolaan stok, validasi resep, serta pembuatan laporan yang lebih efisien dan minim kesalahan, sehingga mampu meningkatkan kualitas layanan serta mendukung kegiatan operasional secara menyeluruh.

RELATED ARTICLES

Most Popular