Saturday, August 15, 2026
Flatform Digital untuk Berbagi Informasi Kegiatan dan Pengetahuan
HomeAktivitas akademikIdentifikasi Kebutuhan Sistem Monitoring Proyek di PT Toffee International melalui Tahap Observasi...

Identifikasi Kebutuhan Sistem Monitoring Proyek di PT Toffee International melalui Tahap Observasi Langsung

Jakarta, 17 Maret 2025 – Sebagai langkah awal dalam kegiatan kerja praktik, mahasiswa Universitas Pamulang dari Program Studi Teknik Informatika melakukan observasi secara langsung di PT Toffee International, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang digital advertising. Observasi ini dilakukan oleh Ari Sandika, mahasiswa semester 6, dengan tujuan untuk memahami kebutuhan sistem informasi yang mendukung kinerja Divisi Advertising.

Kegiatan observasi dimulai pada tanggal 17 Maret 2025 di kantor PT Toffee International yang berlokasi di Business Park Meruya, Jakarta. Proses ini menjadi bagian penting dalam tahapan kerja praktik, karena data yang diperoleh secara langsung dari lapangan akan digunakan sebagai dasar perancangan sistem informasi berbasis web.

Dalam observasi ini, Ari melakukan wawancara langsung dengan Chief Operating Officer (COO) perusahaan serta tim internal dari Divisi Advertising. Beberapa temuan penting mencakup kebutuhan pemetaan proyek berdasarkan klien, tanggal pelaksanaan, serta platform iklan yang digunakan dalam setiap kampanye digital yang sedang berjalan.

Selain itu, pihak perusahaan menekankan pentingnya visualisasi data performa seperti impresi, engagement, dan biaya iklan dalam bentuk dashboard yang mudah dipahami. Hal ini menunjukkan kebutuhan terhadap sistem yang tidak hanya menyimpan data, tetapi juga menyajikannya secara informatif dan real-time.

Wawancara dan briefing awal bersama COO

Observasi juga mengungkap bahwa tim Advertising membutuhkan sistem yang fleksibel dalam pengaturan hak akses berdasarkan peran pengguna. Dengan struktur tim yang dinamis, penting untuk mengatur siapa yang dapat membuat, mengedit, atau hanya melihat proyek tertentu dalam sistem.

Data yang berhasil dikumpulkan selama observasi kemudian digunakan untuk menyusun use case diagram, flowchart alur kerja, serta rancangan awal user interface. Rancangan tersebut dikembangkan menggunakan framework Laravel dan Filament, yang dikenal ringan namun powerful dalam membangun sistem backend dan frontend secara efisien.

Selama proses observasi berlangsung, Ari juga melakukan dokumentasi berupa foto-foto saat sesi diskusi perancangan ERD, briefing teknis bersama supervisor, dan pengambilan insight dari tim pengguna. Dokumentasi ini menjadi pendukung penting dalam proses pengembangan sistem selanjutnya.

Observasi ini menjadi landasan yang kuat dalam membangun sistem monitoring proyek yang sesuai dengan kebutuhan nyata perusahaan. Dengan memahami langsung proses kerja, tantangan, serta ekspektasi tim pengguna, sistem yang akan dikembangkan dapat memberikan dampak nyata bagi efisiensi dan produktivitas.

Kegiatan ini sekaligus menjadi pembelajaran praktis bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmu analisis sistem di dunia industri. Melalui observasi, Ari mendapatkan pengalaman berharga yang menghubungkan teori akademik dengan praktik kerja di lingkungan profesional.

RELATED ARTICLES

Most Popular